26 March 2010 ~ 71 Comments

Yuk Segarkan Kembali Bumi Dengan Bersepeda

Halo Bentoelisers,

banner_bulat_hitamTidak seperti biasanya yang suka berhitung dan bernegosiasi soal bangun pagi, hari itu Mas Ben sudah tampak necis pagi-pagi sekali.

Njanur gunung Mas, koq sudah wungu dan rapih.Biasanya harus digegeri dulu.” Tegur Jeng Arum, yang baru pulang berbelanja keperluan masak.

“Lho, hari ini kan Minggu Jeng. Dan saya akan ikut acara fun bike.” jelas Mas Ben sambil memilah-milih topi koleksinya.

Mas Ben ini memang punya hobi musiman, waktu awal menikah dulu paling senang mengumpulkan kaset, berubah mengoleksi buku walau entah kapan dibaca, dan belum lama ini punya hobi baru mengoleksi topi.

“Oh iya, saya lupa Mas.”

Singkat kata Mas Ben pun berpamitan ke isterinya dan mencium pipi gempil Gus Atya putera mereka yang masih terlelap hangat itu.

“Ndak sarapan dulu Mas ?”

“Nanti saja Jeng, sudah ditunggu Jiyo sama Mbah Samto. Tampak oleh mereka Jiyo dan Mbah Samto sudah siap di depan pagar.

“Monggo Mbah Samto dan Dik Jiyo, sarapan dulu nemani Mas Ben.” jeng Arum menawarkan.

“Terimakasih Jeng Arum, nanti saja. Sudah hampir mulai fun bike-nya jawab Mbah Samto yang diiyakan oleh Jiyo.

Bertiga mereka beriringan menuju alun-alun tempat kumpul start dan finish-nya fun bike.

—-

Selepas gema Adzan Duhur, Mas Ben sudah kembali ke rumah menjumpai isterinya yang sedang menyiapkan makan siang.

“Masak apa Jeng ?” Mas Ben langsung mengembang hidungnya mengetahui sayur lodeh nangka dan sambal goreng tempe, menu kesukaannya sudah tertata rapih di meja makan.

“Gimana tadi funbike-nya Mas ?” Tanya Jeng Arum.

“Rame Jeng, banyak yang ikut dan doorprizenya juga banyak. Tapi bukan itu yang penting, yang paling utama adalah bahwa ternyata semangat bersepeda itu masih ada dan besar.” Jawab Mas Ben.

“Bukankah itu sebuah kenyataan yang menggembirakan to Jeng ?” Lanjut Mas Ben, sambil bersuap.

“Sekarang ini kan polusi semakin parah oleh banyaknya kendaraan bermotor dan mobil, yang semakin dimudahkan dalam kepemilikannya. Sepeda mulai tergusur. Citra kota kita, Jogja sebagai kota sepeda mulai pudar. Tidak ditemukan lagi banyak pelajar, mahasiswa, pegawai, dan masyarakat lainnya naik sepeda, kecuali para buruh lajon yang memadati jalan-jalan kota setiap pagi dan sore. Ada yang dari arah timur [Prambanan]. Ada yang dari arah selatan [Bantul] dan ada yang dari barat [Kulon Progo]. Selain buruh lajon, juga muncul iring-iringan pengendara sepeda; mbok-mbok bakul sayuran dari desa-desa. Sepeda akhirnya hanya menjadi pilihan laum marjinal, baik yang karena tuntutan profesi maupun sekadar hobi memelihara eksotisme, misalnya beberapa komunitas pecinta sepeda onthel, yang sekarang pun semakin remang-remang keberadaanya.”

“Ya, kan cara pandang orang sudah berubah Mas. Sepeda motor dipandang jauh lebih praktis dibanding sepeda onthel, apalagi sepeda motor bisa didapat dengan mudah dan praktis melalui kredit.” kata Jeng Arum.

“Dan, maka sempurnalah sepeda sebagai korban perubahan pilihan dan gaya hidup.” potong Mas Ben.

“Bersepeda itu terkait erat dengan habit, kebiasaan. Karena itu kampanye budaya bersepeda perlu diwujudkan sebagai gerakan budaya.”

“Ya mengubah kembali pragmatisme masyarakat, kan bukan hal yang mudah to Mas. Lagi pula perlu dukungan sarana dan prasarana.” Kata Jeng Arum lagi.

“Benar Jeng, oleh karena itu ketika peringatan ulang tahun kota Jogja ke 252, telah dicanangkan program Sego Segawe: Sepeda Kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe, melalui Perwal Nomor 24 Tahun 2008.

“Dan untuk mendukung program tersebut sudah bisa kita temukan adanya jalur khusus sepeda [seperti di daerah menuju Bugisan dan wilayah lain] yang ditandai dengan rambu-rambu. Penyediaan dan perbaikan kualitas pelayanan parkir bagi para pesepeda di tempat umum.”

“Juga Pak Walikota tak henti-hentinya mengingatkan kepada para komponen pendidikan untuk terus menggiatkan penggunaan sepeda bagi pelajar sebagai moda transportasi ke sekolah yang berjarak + 3 km dari rumahnya, dan bepergian untuk keperluan-keperluan lain jarak dekat, sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sederhana,, percaya diri, dan berwawasan lingkungan.”

“Benar juga ya Mas, kalau pada akhirnya program Sego Segawe sudah menjadi budaya, pastilah daya tarik Jogja sebagai kota sepeda akan semakin menggairahkan para turis untuk berkunjung, dan juga udara Jogja akan berkurang banyak polusinya.”

“Benar sekali Jeng. Oleh karena itu marilah kita bersepeda saja hehhhee.” Kata Mas Ben.

“Weeee, tapi saya tetep dukung dan mendoakan terkabulnya cita-cita Mas Ben yang kepingin punya mobil sendiri.” Goda Jeng Arum.

“Iya, iya. kita akan punya mobil.” Kata Mas Ben sambil merengkuh isterinya dan mengecup keningnya.

Demikianlah diskusi kecil ala meja makan, Mas Ben dan isterinya diakhiri.

Salam bentoelisan

Mas Ben

71 Responses

  1. quinie 27 March 2010 5:24 am Permalink

    huaaa serunya bisa sepedaan abis itu makan sayur lodeh. slurppp :D
    pakabar mas ben? maab baru sempet mampir kemari lagih :)

  2. yuniarinukti 27 March 2010 7:10 am Permalink

    Oo… baru tau ternyata klo di Jogya suami memanggil istrinya dengan sebutan “Jeng” ya? Klo di Surabaya klo ada temen manggil kata “Jeng” pasti ujung-ujungnya jadi bahan guyonan ” iya Jeng -at….”

  3. achoey 27 March 2010 7:22 am Permalink

    wah saya rindu sekali bersepeda
    tapi saat ini saya gak punya sepeda
    kayaknya harus beli lagi deh :)

  4. Celetukan Segar 27 March 2010 7:26 am Permalink

    Milih sepeda atau mobil, sebenarnya Mas Ben ini?

  5. Sash 27 March 2010 7:28 am Permalink

    Bukannya saya ndak suka ngonthel,, tapi kosan saya di daerah utara, tempat kerja di deket Giwangan sana,, lak yo gempor nek meh nyepeda :D , lagipula saya juga belum punya onthel,, jadi sekarang jadi pengguna setia transjogja dulu aja lah hehehe..

  6. peri 27 March 2010 8:05 am Permalink

    wah sayank aku gak berani naik sepeda lama2
    salam mas

  7. tukangpoto 27 March 2010 8:22 am Permalink

    Saya mau nyobain rasanya bersepeda di Yogya mas, gimana ya?

  8. Riyanti 27 March 2010 9:08 am Permalink

    blogwalking….
    wah klo bersepeda mah tiap hari pakde xixixixi….banyak sepeda lok di rumah xixixi….

    bersepeda ria para blogger xixixi…

    gud luck sll pakde…

    salam sayank….

  9. orange float 27 March 2010 10:41 am Permalink

    sudah lama juga ngak naik sepeda, seru ya kalo bisa rame- rame gitu

  10. yussa 27 March 2010 11:30 am Permalink

    selain menyehatkan sekalian bisa menikmati pemandangan sekeliling dengan sepuas-puasnya. salam sukses Mas.

  11. tomi 27 March 2010 1:28 pm Permalink

    loh mas asli jogja to?
    sesama jogja berarti :D
    tiap hari jumat di walikota ada sego segawe.. tp ttp aja parkiran di luar penbuh dengan mobil :D

  12. sawali tuhusetya 27 March 2010 2:08 pm Permalink

    saya suka banget dengan nama programnya, mas ben, Sego Segawe: hmm … sungguh merakyat dan gampang diingat.

  13. A Seen Bonsai Biker 27 March 2010 5:54 pm Permalink

    Wah hari bumi yo mas ben hijaukan indonesia.

  14. vivi 27 March 2010 7:35 pm Permalink

    waahh mendukung skali mas ben, mari kita biasakan hidup sehat ^^

  15. rio seto 27 March 2010 7:47 pm Permalink

    teringat 50 tahun lalu, bersepeda menjelajah dan menyusuri jalan di sekitar baciro tanpa takut diserempet mobil; untuk menghibur sang isteri, mas Ben bolehlah mulai buat “mobil sepeda”, 2 sepeda jejer disatukan? hehe… :D

  16. PRof 27 March 2010 8:23 pm Permalink

    Sepedaku nganggur….hari minggu masih kerja juga….gak bisa maen spedaan kaya dulu lagi….

  17. romailprincipe 28 March 2010 4:40 am Permalink

    Jogja…
    tahun-tahun 2002 dan 2003 baru penuh sesak..sebelumnya asyik…

  18. HALAMAN PUTIH 28 March 2010 5:42 am Permalink

    Kadang saya juga kangen untuk kembali bersepeda. Namun akses jalan untuk para pengendara sepeda di Yogya ini minim, lebih dikuasai oleh pengendara sepeda motor. Selain itu bersepeda akan lebih sehat kalau dilakukan di waktu pagi setelah subuh, sebelum kendaraan bermotor pada keluar dari sarangnya.

  19. Willy Ediyanto 28 March 2010 10:00 am Permalink

    Asyik tuh, saya smp – sma bersepeda, sekarang udah kerja lupa bersepeda. Di kota baruku, bersepeda lumayan bikin gempor, dan udara terlalu panas. Rindu bersepeda.

  20. lelaki aneh 28 March 2010 6:09 pm Permalink

    pernah punya keinginan untuk beli speda dua bulan lalu, cuma karena hari ini baju aja resign so gak jadi atau tepatnya dipanding dulu, heheheheee…..

    asli jogja tah?
    tanggal 1-5 ini saya mau backpacking ke jogja untuk refreshing, siapa tau bisa ketemu mas, hehehehehee

  21. hmcahyo 29 March 2010 3:13 am Permalink

    wah seandainya bisa… :)

  22. Mas Ben 29 March 2010 3:36 am Permalink

    @Mbak Quinie : Kabar baik sekali dari saya, Mbak Quinie :) Terimakasih yach hehhehe

    @Mbak Yuni : Hhahaha, Jeng itu hanya buat kepentingan penulisan blog saja. Kalau aslinya, Mas Ben katanya biasa panggil isterinya dengan sebutan Dik / Yang hehheehhehe

    @Mas Achoey : Selamat akan memulai bersepeda, Mas :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  23. Mas Ben 29 March 2010 3:40 am Permalink

    @CS : Makannya saya yang baik hati ini bagi-bagikan warta kebahagiaannya di sini hehhhehee

    @Mbak Peri : Pelan-pelan lama-lama lama, pasti itu. Percayalah Mbak :)

    @Tukangpoto : Bersepedaan di Jogja, hanya ada satu kata : Huenak tenan. Hheehehhehe

    @Mbak Riyanti : Wah bersepeda ria para blogger, pastilah mengasyikkan sekali itu. Terimakasih yach :) Salam sayank sekali dari Bentoelisan.

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  24. Mas Ben 29 March 2010 3:44 am Permalink

    @Orange Float : Iya seru sekali pastinya. Ada kegembiraan dan damai hati dalam bersepeda :)

    @Mas Yussa : Itu tentunya Mas. Terimakasih :)

    @Mas Tomi : Iya, saya asli Jogja bagian selatan :) Lha wong sekarang sepeda itu naik derajat, disunggi di atap mobil sama pemiliknya yang mau pit-pitan :) . Sampai ditempat baru digenjot hehhehehe

    @Pak Sawali : Bener Mas, lha ya wong maksudnya juga buat memasyarakatkan sepeda :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  25. Mas Ben 29 March 2010 3:50 am Permalink

    @Prof John : Sama, saya juga kangen :) Kabar saya baik sekali. Terimakasih ya hehhe

    @A Seen : He eh, hari hijau bumi, sekalian memeriahkan lomba KumKum :)

    @Mbak Vivi : Ayo biasa hidup sehat alami. Terimakasih ya :)

    @Mas Rio : Hahhahaha, mobil itu cita-cita mulia lama Mas Ben, biar bisa buat menjalan-jalankan ayah bundanya bareng sama cucu hehehhe. Tapi cintanya pada sepeda tiada kan pernah luntur :) hehhehe

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  26. Mas Ben 29 March 2010 3:53 am Permalink

    @CS : Ya sepeda sama mobil hahhhaa
    @Mbak Sash : Iya, saya malah belum nyoba Transjogja … kepingin banget. Mampir ke tempate saya Mbak kalau pulang dari Giwangan :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  27. Mas Ben 29 March 2010 4:00 am Permalink

    @PRof : Pasti ada waktu lah walau sedikit, kasihan sepedanya hehehee

    @Mas Romail : Ya sekarangpun masih tetep asyik disusuri Mas. Coba saja menyusuri daerah pedesaannya :) Pasti mak nyusss di hati hehhe

    @Mbak Vivi : Iya Mbak, lah syaratnya masuk kategori berat hehehhe. Sudah terlanjur pasang bannernya, ya nulis aja di injury time, beberapa jam sebelum penutupan hehhheehee

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  28. Mas Ben 29 March 2010 4:05 am Permalink

    @Halaman Putih : Sebenarnya ada beberapa titik yang nyaman buat bersepeda, misalnya di sisi ringroad utara dan selatan. Trus di dalam daerah Godehan sampai Sleman. Dan di sekitar Kepatihan dan Timoho :) Lebih hot lagi di sepanjang jalan menuju Imogiri / Parangtritis dan Bantul :)

    @Pak Willy : Saya juga sudah jarang sekali, sekarang lebih banyak berjalan kaki. Karena tubuh saya makin menjumbo hahahha

    @Lelaki Aneh : Iya, asli Jogja :) Iya sampai ketemu nanti.

    @Mas Cahyo : Pasti bisa lah Mas :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  29. U-marr 29 March 2010 4:08 pm Permalink

    bersepeda itu memang asik dan sehat, kapan yah di seluruh indonesia ini semua kendaraan di ganti sama sepeda saja, agar udara jadi segar, tidak panas kayak sekarang.

  30. kezedot 29 March 2010 5:11 pm Permalink

    seperda bareng aku yuk.hehhe
    salam dalam kehangatannya aku

  31. fansmaniac 29 March 2010 6:33 pm Permalink

    Satu kata mas Ben…. SETUJU!!!
    Saya setuju bila digalakkannya bersepeda, apalagi kalo jarak rumah dan kantor dekat hehe

  32. darahbiroe 30 March 2010 5:00 am Permalink

    hehe
    aku udah lupa mas ben kapan terakhir x naik sepeda.. hikz hikz

    besuk minggu mo bersepeda ahhh hehehe…

  33. bundadontworry 30 March 2010 6:30 am Permalink

    Mas Ben, ojo ngono toh Mas.
    sebenarnya milih sepeda atau mobil sih? :D
    salam

  34. soewoeng 30 March 2010 7:01 am Permalink

    dadi kepengan

  35. koplak 30 March 2010 7:15 am Permalink

    salam kenal

  36. bintangtimur 30 March 2010 8:58 am Permalink

    Mas Ben…saya juga seneng banget lihat orang bersepeda, biarpun sayang sekali saya tidak bisa naik sepeda… :)
    Segarkan kembali bumi dengan bersepeda, saya setuju!

  37. asepsaiba 30 March 2010 9:23 am Permalink

    Dulu, ahir 90-an waktu tengok kakak wisuda.. Msih banyak sy liat pelajar2, mahasiswa, naik sepeda bergerombol.. Ngeliatnya enaak.. banget. Sekarang semua sudah ber-motor ria.. Gengsi kalo masih pake sepede.. Duh.. :(

  38. Bayu Lebond 30 March 2010 9:37 am Permalink

    kring-kring-kring ada speda…spedaku roda tiga…kudapat dari ayah…karna rajin bekerja

  39. pulsa murah berhadiah 30 March 2010 10:26 am Permalink

    waduh..kalo di jakarta sih bersepeda musti pakai pakaian astronot, mas ben. komplit dengan tabung oksigennya.

    pas lagi naek sepeda terjebak di kemacetan. Di depan ada bajaj, samping kiri bemo, samping kanan bis tua, belakang ada orang ngerokok….

  40. eshape 30 March 2010 11:07 am Permalink

    Dua minggu lalu aku sepedaan juga di Yogya, sendirian saja melalui jalan-jalan yang dulu pernah akrab dengan masa kecilku.

    Mulai dari Kuncen, Tugu, KR, stasiun Tugu, Sosrowijayan, Pringgokusuman, Kemetiran, Dagen, Malioboro, Gedung Negar [dan Senisono], Shoping Centre [sekarang taman pintar], Ngabean, Serangan Wirobrajan dan akhirnya kembali lagi ke Kuncen.

    Perjalanan pendek yang penuh warna.

    Salam

  41. bayuputra 30 March 2010 3:54 pm Permalink

    wah betull..betul.. mas ben dengan bersepda badan bisa sehat karena sekaligus berolah raga dan plus… menjaga lingkungan sekitar dari polusi udara…

  42. HumorBendol 30 March 2010 5:36 pm Permalink

    mmhh..Klo dah punya mobil, kira-2 sepedanya gimana bang? Di Parkir aja neh?
    hehe…..
    Sakjane Bendol yo pengen sepedaan neh bang.
    Salam

  43. Harsudi 30 March 2010 8:11 pm Permalink

    Wah…… asik juga, masih bisa naik sepeda dengan nikmat di Yogya. Pengin rasanya, ke Yogya, memang saya punya kesan mendalam selama tinggal di sana. Tempat saya belajar mengenal diri sendiri, walaupun sampai sekarang belum juga kenal siapa diri saya sebenarnya. Banyak yang saya peroleh dari Yogya. Bersyukur banget mas Ben bisa menetap di Yogya. Matur nuwun Mas, sampun mampir ing Cakrawala Jagad Raya.

  44. wigati 31 March 2010 2:24 am Permalink

    Amin…saya dukung mas Ben punya mobil, tapi saya lebih mendukung mas Ben sepedaan hijaukan bumi..*dualisme ??? :D *

  45. jun 31 March 2010 3:45 am Permalink

    loh, kok jadi mobil diakhirnya ;)

  46. vany 31 March 2010 4:19 am Permalink

    jadi kangen jogja nih, mas ben…
    disana msh banyak org yg lbh milih naik sepeda drpd naik mobil ya…
    gak seperti di sby…..hehehe

  47. prof. helga 31 March 2010 8:08 am Permalink

    wiih seru ya bang acaranya?
    enak bener deh bersepeda pagi-pagi rame rame

  48. Mas Ben 31 March 2010 10:46 am Permalink

    @Mas U-marr : hehhhe, ya jangan ganti sepeda semua ah. Lha ntar kalau musim mudik kan kasian betisnya hehehhee

    @kezedot : musim hawa panas nih, lagi bingung nyari yang dingin-dingin hehheehh. Selamat datang di Bentoelisan :)

    @Mas Fansmaniac : Iya lah, sekali dayung 2-3 pulau terlampaui. Sudah sehat, irit ndak boros BBM hehehhee

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  49. Mas Ben 31 March 2010 10:55 am Permalink

    @darahbiroe : selamat bersepeda ria. Besok kan liburan panjang to, pas akhir perkan :)

    @bundadontworry : Ya sepeda sama mobil Bunda. Mobilnya kan buat kalau pas pengin piknik atau mudik hehehhee

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  50. Mas Ben 31 March 2010 11:02 am Permalink

    @Mas Soewoeng : Yo ayo pit-pitan :)

    @Mas Koplak : Terimakasih. Salam kenal kembali :)

    @Mbak Bintangtimur : Bersepeda itu memang luar biasa rasanya Mbak, sangat menyejukkan hati dan menyehatkan mata hahhahaa [ssssttttt maksudnya kan lebih leluasa melihat suasana sekitar, karena ndak pake helm dan lajunya sedang kecepatannya] :)

    @Mas Asep : Pemandangan indah itu sekarang yang pasti setiap pagi dan sore Mas, para Karyawan [lebih banyak bapak2 dan ibu2] yang berangkat dan pulang bekerja di pabrik atau pasar :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  51. Mas Ben 31 March 2010 11:08 am Permalink

    @Mas Bayu : Rajin belajar to Mas :) hehhee

    @Pulsa : Hahahaha, saya juga ndak tega kalau melihat pesepeda sedang bersaing dengan kendaraan bermotor di jalanan Jakarta :) Kesannya terseok-seok gitu. Mudah-mudahan sepeda makin banyak di Jakarta, sehingga pejalan kaki nyaman lewat di trotoar atau jembatan penyeberangan yang sekarang dikuasai oleh para motorist :)

    @Mas Eshape : Wah marem banget itu Mas, sudah seprapat Kodya DIY hehehe. Kalau saya ditambah ke Klitren dan UDW muter di depan Bethesda :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  52. Mas Ben 31 March 2010 11:14 am Permalink

    @Mas Bayuputra : Iya, sip. Tinggal perlu sponsor dari setiap pemerintah daerah untuk menggairahkan kembali kenikmatan bersepeda :)

    @Mas Bendol : Sepedanya yang tetep disayang-sayang dan ditumpaki. Mobilnya buat jaga-jaga kalau mau piknik dan menyambut musim mudik tiba hehhehe

    @Mas Harsudi : Iya, saya pun yang orang Jogja juga ndak ada bosennya sama Jogja hehhehee. Jogja kota bermilyar pesona :)

    @Mbak Wigati : Amin, terimakasih Mbak. Jangan kuatir Mbak, cinta saya dan kesetiaan saya menunggangi sepeda tidak kan hilang sepanjang masa hehehhee

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  53. Mas Ben 31 March 2010 11:17 am Permalink

    @Jun : Iya lah, lha wong mobil itu sudah merupakan cita-cita lama gitu hahaaaha. Selamat datang di Bentoelisan :)

    @Mbak Vany : Yuk Mbak kopdaran di Jogja :)

    @prof, helga : Naik sepeda, mak nyess terasa sedep di sanubari hehhhehhe :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  54. rani 31 March 2010 1:23 pm Permalink

    mas been,,kalo aku ga punya sepeda jadi gimana donk,,jalan kaki kayaknya lebih sehat :D

  55. mbah jiwo 31 March 2010 2:54 pm Permalink

    sepedahnya mbah sudah terjual waktu sd, habis nabrak masjid dimarahi bapak, doh nasib…

  56. komuter 31 March 2010 5:44 pm Permalink

    sepeda mahal euy………

  57. Nda 1 April 2010 5:11 am Permalink

    klo di yogya sih enak mas, ada jalur khusus utk bersepeda. Nah, giliran di Sby ga ada mas. Klo pun maubersepeda di jalanan kota, paling2 pas car freeday. Itupun cmn sebulan sekali….

    btw, Ygk nya mana toh mas???

  58. Mas Ben 1 April 2010 10:33 am Permalink

    @Mbak Rani : Iya, jalan kaki juga sangat menyehatkan :)

    @Mbah Jiwo : hahahaaha, kasihan nasib mesjidnya tuh Mbah :)

    @Komuter : Iya sih, ya jangan yang tjap teTED atau goGON belinya hehhehe :)

    @Nda : Ya semoga walikotanya pas mbaca blog saya, kepincut kepingin niru kiat walikota Jogja hehhhe :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  59. jarwadi 3 April 2010 7:15 am Permalink

    seneng nya yang bisa sepedaan, sayang saya masih belum beli sepeda, hayo siapa yang ikhlas ngasih saya sepeda, hehe

  60. Mas Ben 5 April 2010 4:04 am Permalink

    @Mas Jarwadi : posko sepeda untuk Mas Jarwadi dibuka di sini ya :) hehhhehe

  61. Ismail Agung 6 April 2010 6:06 pm Permalink

    wwwwwwwwwwwwwwwwwiiiiiiiiiiiiiiiiiiii….
    klo bisa sepedahannya jangan cuman pas ada funbike aja bang Ben… hehehe..

    kayak saya dong, setiap hari bersepeda sampe lemes pantatku… (sebaiknya jangan ditiru juga deh).

    salam acuh
    agungsmail

  62. Mas Ben 7 April 2010 10:40 am Permalink

    @Mas Ismail : Kalau hari-hari biasa saya lebih suka berjalan kaki Mas … biar lebih sehat hehhehehe

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  63. tas notebook murah 21 May 2010 7:22 pm Permalink

    Hey – nice blog, just looking around some websites, seems a really nice platform you are using. I’m currently using WordPress for a few of my sites but looking to change one of them over to a platform similar to yours as a trial run.

  64. blog comment service 26 May 2010 11:22 am Permalink

    This post was very nicely written, and it also contains a lot of useful facts. I appreciated your professional way of writing this post. Thanks, you have made it very easy for me to understand.

  65. Alexander Krause 11 August 2010 2:15 pm Permalink

    Hallo, vielen Dank fuer den Artikel. Hat wirklich viel vermittelt.

  66. linux dedicated server 10 November 2010 10:39 pm Permalink

    I love the writing relevancy of your website and it does a beautiful decent work of presenting the info.

  67. escort 3 January 2011 9:41 pm Permalink

    I like your blog.

  68. Toko Online 8 April 2011 7:39 am Permalink

    selainkan dapat menyegarkan bumi . kita juga bisa menyegar diri .
    ha ha . .

    ayo besepedah . .

    Ayo bersepedah, bersihkan bumi dari polusi :)
    Selamat datang di Bentoelisan.
    Terimakasih ya atensinya.

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  69. arum 4 May 2011 11:17 am Permalink

    lhooh.. koq nyangkut2in namaku ni
    hhehhe

  70. toko online 9 November 2011 6:39 am Permalink

    Yess.. Hidup sehat dengan bersepeda

  71. Mas Ben 20 December 2011 11:09 am Permalink

    @toko online, @PT USAHA MANDIRI, @johan : Terimakasih ya dukungan komen dan apresiasinya kepada Bentoelisan :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben


Leave a Reply